A Comparison Approach in Corruption Eradication: An Empirical Examination

Mispansyah Mispansyah

Abstract


Corruption in Indonesia is increasingly structured and systemic. Worse yet, the corruption was fertile in sub-law enforcement agencies. This paper analyzes why corruption is so systemic in the legal system in Indonesia and how solution of Islam in eradicating corruption. This research was a normative-legal research. The results indicate that corruption occurred systemically in Indonesia due to secularization and capitalization in understanding the living system as embraced by the Republic of Indonesia, which resulted in bad law system both the substance, structure and legal culture, and bad people). The solution of Sharia Islam to eradicate corruption by creating a devotion of community (law awareness) based on religious values. In addition, with a decent salary system, appropriate penalties, the implementation of reverse evidence system and the exemplary leadership, corruption problems can be overcome and a clean government can be realized.

Keywords


Corruption; Criminal Law; Islamic Law; Legal Culture

Full Text:

PDF

References


Journal articles:

Azzaini, J. (2002) ”KKN: Tumbuh Subur Dalam Kapitalisme”. Majalah Al-Wa’ie No. 21 Tahun II, 1-31(05).

Fazzan. (2015). “Korupsi di Indonesia dalam Perspektif Hukum Pidana Islam” Jurnal Ilmiah Islam Futura. 14(2): 146-165.

Olken, B. A., & Pande, R. (2012). Corruption in developing countries. Annu. Rev. Econ., 4(1), 479-509.

Umam, A.C. (2014). “Islam, Korupsi dan Good Governance di Negara-Negara Islam”. Jurnal Al-Ahkam Jurnal Pemikiran Hukum Islam. 24(2): 195-224

Books:

Adji, I.S. (2006). Korupsi dan Pembalikan Beban Pembuktian. Jakarta: Penerbit Kantor Pengacara dan Konsultas Hukum Prof. Oemar Seno Adji, S.H. and partner.

Al Maliki, A., and Ad –Da’ur, A. (2011). Sistem Sanksi dan Hukum Pembuktian Dalam Islam. Jakarta: Pustaka Tharikul Izzah.

As-Suyuthi, I. (2017). Tarikh Khulafa Sejarah Penguasa Islam: Khulafa’urrasyidin, Bani Umayah, Bani Abbasiyyah. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Atmasasmita. R. (2002). Korupsi, good Governance dan Komisi anti Korupsi di Indonesia. Jakarta: Badan Pembangunan Hukum Nasional.

Djaja, E. (2010). Meredesain Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 012-016-019/PPU-IV/2006. Jakarta: Sinar Grafika.

Ensiklopedia Indonesia. (1983). Jilid 4. Jakarta: Ikhtiar Baru van Hoeve dan Elsevier Publishing Project.

Hamzah, A. (2005). Pemberantasan Korupsi Melalui Hukum Pidana Nasional dan Internasional. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Komisi Yudisial. (2011). Penerapan dan Penemuan Hukum Dalam Putusan Hakim. Jakarta: Komisi Yudisial.

Lawrence M. Friedman. (1975). The legal System, A Social Sciences Perspectie. Russel Sage Foundation. New York.

Lopa, B. (1997). Masalah Korupsi dan Pemecahannya. Jakarta: Penerbit Kipas Putih Aksara.

Mulyadi, L. (2007). Tindak Pidana Korupsi di Indonesia, Normatif, Teoritis, Praktik dan Masalahnya. Bandung: PT Alumni.

Rahardjo, S. (2006). Membedah Hukum Progresif. Kumpulan tulisan di Kompas. Jakarta: Buku Kompas.

Sidarta, B.A. (2000). Refleksi tentang Struktur Ilmu Hukum sebuah penelitian tentang Fundasi Kefilsafatan dan Sifat Keilmuan Ilmu Hukum sebagai Dasar Landasan pengembangan Ilmu Hukum Nasional Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

Suherman, A.M. (2004). Pengantar Perbandingan Sistem Hukum. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Other sources:

Ambaranie Nadia Kemala Movanita. (2017). Inilah Daftar Mereka Yang Disebut Terima Uang Proyek E-KTP. Available online at: http://nasional.kompas.com /read/2017/03/09/16182831/ini.daftar.mereka.yang.disebut.terima.uang.proyek.e-ktp. (Accessed on 23 May 2017).

Arief, B.N. (2004). Problem Sistem Peradilan Pidana. (Paper). Semarang: Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

Arief, B.N. (2005). ”Sistem Peradilan Pidana Terpadu (Integrated Criminal Justice System)”. (Paper). 3 September 2005. Semarang: Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

Aswanto. (2012). Teori Hukum. Bahan Kuliah. Makassar: Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin.

Gozali, D.S. (2007). “Sistem dan Perkembangan Hukum Perdata”. Bahan Kuliah. Banjarmasin: Program Magister Ilmu Hukum Universitas Lambung Mangkurat.

Irwan. (2009). “Majelis Kehormatan Hakim Usulkan Sudiarto Dipecat”. https://news.detik.com/berita/d-1210940/majelis-kehormatan-hakim-usulkan-sudiarto-dipecat. Accessed on 05 May 2017.

Lestari, U.S. (2009). ”Hukuman di Bawah Minimalis dalam korupsi Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU No.31/1999 jo UU No.20/2001”. (Thesis). Banjarmasin: Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat.

M. Siddiq Al Jawi. (2012). “Mencabut Korupsi Sampai Keakar-akarnya Dengan Syariah Islam.” Available online at: http://hizbut-tahrir.or.id/2012/05/02/mencabut-korupsi-sampai-ke-akar-akarnya-dengan-syariah-islam/. Accessed on 08 June 2017.

Mispansyah: Kolom Opini Banjarmasin Post, February 1st, 2011.

Mispansyah. (2010). “Negara Tersandra Koruptor dan Mafia Hukum”. Banjarmasin Post. hlm.26. https://issuu.com/deny_bpost/docs/bp20110201. (Accessed on 5 June 2017).

Nanada Perdana Putra. (2017). Daftar Nama Besar Yang Terseret Kasus E-KTP. http://news.liputan6.com/read/2880121/daftar-nama-besar-yang-terseret-kasus-e-ktp. (Accessed on 23 May 2017).

Rika Kurniawati. (2017). “Hasil Survei Transparaency Internasional Indonesia: DPR Lembaga Terkorup di Mata Publik.” Avalaibale online at: http://www.rappler.com/indonesia/berita/163647-hasil-survei-transparency-international -indonesia-dpr-lembaga-terkorup. (Accessed on 05 May 2017)

Safari. (2016). KPK; 361 Kepala Daerah Terlibat Korupsi. http://nasional.harianterbit.com/ nasional/2016/08/11/67140/44/25/KPK-361-Kepala-Daerah-Terlibat-Korupsi. (Accessed on 23 May 2017).

Yustinus Paat. (2017). “KPK Telah Tangani 43 Aparat Penegak Hukum Terjerat Korupsi”. Available online at: http://www.beritasatu.com/nasional/410882-kpk-telah-tangani-43-aparat-penegak-hukum-terjerat-korupsi.html. (Accessed on 05 May 2017).




DOI: http://dx.doi.org/10.20956/halrev.v4i2.1077

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Hasanuddin Law Review (ISSN Online: 2442-9899 | ISSN Print: 2442-9880) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Preserved in LOCKSS, based at Stanford University Libraries, United Kingdom, through PKP Private LOCKSS Network program.

Indexing and Abstracting:
    
      

View full indexing services.