[ Abstract ]

Physical training and work factors can increase the value of lung capacity, in this case including the diving work is quite impacted on Wakatobi submarine tourism area of ​​the reason this study was conducted. The purpose of this study was to see the comparative picture of lung function values ​​in SCUBA Diver, Non SCUBA Diver and Non diver. This research was conducted in Mola village in July 2017 with 42 respondents by using purposive sampling technique. Pulmonary capacity examination is done by using viasys spirometry. The results of the study showed that the lung test conducted in this study obtained the results of VC test with the mean score in the SCUBA diver 4.96 L sample group, in the Non SCUBA diver group 4.91 L and the Non diver group of 4.71 L being the normal value of VC Is ± 4.6 L. The result of the VC test on the sample there is a difference between each group due to the activity and work performed by each group of samples differ from each other in this case is the difference in duration and frequency of the dive by each different group. This study illustrates that the test value for the whole group VC with p value (0 <0.05), test value for FVC with p value (0 <0.05) while test value for FEV1 with p value (0.001 <0.05). Thus, all lung function tests performed were described differently in each sample group.

 

Keywords: Lung Value, Difference, Diver, SCUBA


[ Abstrak ]

Faktor latihan fisis dan pekerjaan dapat meningkatkan nilai kapasitas paru, dalam hal ini pekerjaan menyelam cukup berdampak terlebih pada kawasan Taman wisata bawah laut Wakatobi maka dari alasan tersebut penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran perbandingan nilai fungsi paru pada kelompok SCUBA Diver, Non SCUBA Diver dan Non diver. Penelitian ini dilakukan di desa Mola pada bulan Juli 2017 dengan jumlah responden sebanyak 42 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kapasitas paru dilakukan dengan menggunakan alat spirometri viasys. Hasil studi menunjukkan, Uji paru yang dilakukan dalam penelitian ini mendapatkan hasil uji VC dengan nilai rerata pada kelompok sampel SCUBA diver 4,96 L, pada kelompok Non SCUBA diver 4,91 L dan kelompok Non diver 4,71 L sedang nilai normal dari VC adalah ± 4,6 L. Hasil dari uji VC pada sampel terdapat perbedaan diantara tiap kelompok disebabkan oleh aktivitas dan pekerjaan yang dilakukan tiap kelompok sampel berbeda satu dengan yang lainnya di dalam hal ini adalah perbedaan durasi dan frekuensi penyelaman yang dilakukan tiap kelompok berbeda. Penelitian ini menggambarkan bahwa Nilai uji untuk VC seluruh kelompok dengan nilai p (0<0,05), nilai uji untuk FVC dengan nilai p (0 < 0,05) sedangkan uji nilai untuk FEV1 dengan nilai p (0,001<0,05). Dengan ini seluruh uji fungsi paru yang dilakukan dideskripsikan berbeda pada tiap kelompok sampel.

 

Kata kunci: Fungsi Paru, Perbedaan, Diver, SCUBA