[ Abstract ]

One of nature resource which potential in coastal area is mangrove, Ecological function of mangrove are as a feeding ground, nursery ground, spawning ground and as a safe habitat for biota living surrounding water. For monitoring mangrove density we can use landsat-8 imagery. This researce aims to determine corelation mangrove density with fauna asociation in Pannikiang Island using landsat-8 image. This research was used survey method that used line transect and  transect line plot and descriptive method with landsat-8 imagery interpretation. The results indicate that there are 4 family and 9 species of mangrove, i.e. Avicenniaceae, Euphorbiaceae, Rhizophoraceae dan Sonneratiaceae. While species founded are: Avecennia alba, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriop tagal , Excoecaria agallocha, Rhizophora Stylosa, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Sonneratia alba dan Xylocarpus spp. while fauna asociation with mangrove which limited only 3 clasess i.e. 22 types gastropoda,  4 types for bivalvia, and 3 types  for crustacea. The density of mangrove dominate by Rhizophoracea and overall the density of mangrove in Pannikiang Island is in dense category.The highest abundance of gastrophoda class is terebralia sulcata species. The highest abundance for bivalva class is isognomon ephippium species and for crustacea class tshe highest abundance scylla spp. Corelation between mangrove density with association fauna in panikiang islang is positif.

 

Keywords: Landsat-8 Image, Mangrove, Fauna



[ Abstrak ]

Salah satu sumberdaya alam yang potensial di wilayah pesisir adalah mangrove, fungsi ekologis mangrove yakni sebagai habitat yang baik untuk  tempat mencari makan (feeding ground), sebagai tempat asuhan (nursery ground), tempat memijah (spawning ground), sebagai sumber unsur hara dan tempat berlindung yang aman bagi biota yang hidup diperairan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove dengan fauna asosiasi di pulau Pannikiang menggunakan citra landsat-8. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan transek garis dan petak contoh (Transect Line Plot) dan metode deskriptif dengan interpretasi citra landsat-8. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 famili dan 9 spesies mangrove, yaitu famili Avicenniaceae, Euphorbiaceae, Rhizophoraceae dan Sonneratiaceae. Sedangkan spesies yang ditemukan antara lain: Avecennia alba, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriop tagal , Excoecaria agallocha, Rhizophora Stylosa, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Sonneratia alba dan Xylocarpus spp sedangkan fauna yang berasosiasi dengan mangrove dibatasi hanya pada 3 kelas yakni Gastropoda 22 jenis, Bivalvia 4 jenis dan Krustacea 3 jenis. Kerapatan mangrove tertinggi didominasi oleh famili Rhizophorzceae dan secara keseluruhan kerapatan mangrove dipulau Pannikiang termasuk dalam kategori padat. Kelimpahan tertinggi pada kelas gastropoda dari jenis Terebralia sulcata, pada kelas bivalvia kelimpahan tertinggi pada jenis Isognomon ephippium dan pada kelas krustacea kelimpahan tertinggi dari jenis Scylla spp. Hubungan kerapatan mangrove dengan fauna yang berasosiasi di Pulau Pannikiang terdapat korelasi yang positif.

Kata kunci: Citra Landsat-8, Mangrove dan Fauna