[ Abstract ]

The handling of market organic wastes could be done using the composting method and the addition of the bio-activators. This research aimed (1) to investigate the acceleration of the composting of the organic wastes and (2) to investigate the amount of N-Total, available P, and available K2O of the obtained hara compared to the level of hara elements stated by SNI in 2004. The research type used was experimental using the organic wastes collected in the traditional market in Makassar city. The research variable used the livestock feces and the addition of EM4. The research result indicated indicated thet the 4 treatments of organik wastes whith the addition of the bio-activators could accelerate the composting process. The analysis result revealed thet thr treatment whcig had no significant effect was P1 with the comparison =(50%:50%) and with the value of N-Total=2.05%, the available P=1.60%, and the value available K2O=1.06% while P4 with the comparison =(80%:20%) and with the value of N-Total=1.36%, the available P=1.43%, and the value available K2O=0.99% in order to obtain the NPK content as the result of composting.

 

Keywords: traditional market, acceleration of composting, EM4, SNI


[ Abstrak ]

Sumber kegiatan yang paling banyak menghasilkan sampah adalah kegiatan yang dilakukan ditingkat rumah tangga kemudian diikuti oleh pasar tradisional, penanganan sampah pasar dapat dilakukan dengan metode pengomposan dan penambahan bioaktivator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pengomposan limbah organik, serta mengetahui jumlah N-Total, P tersedia dan K2O tersedia kadar unsur hara yang diperoleh dibandingkan dengan kadar unsur hara yang ditetapkan oleh SNI 2004. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan limbah organik dari pasar Tradisional Kota Makassar. Variabel yang digunakan adalah feses ternak serta penambahan EM4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 perlakuan limbah organik dengan penambahan bioaktivator dapat mempercepat laju pengomposan. Hasil analisis diperoleh perlakuan yang tidak berpengaruh nyata adalah P1 dengan perbadingan (50% :50%) dengan nilai N-Total (2,05%), P tersedia (1,60%), dan K2O(1,06%) serta P4 dengan perbadingan (80% :20%) dengan nilaiN-Total (1,36%), P tersedia (1,43%), dan K2O (0,99% ) untuk mendapatkan kandungan NPK dari hasil pembuatan kompos.

 

Kata kunci: Pasar tradisional, laju pengomposan, EM4, SNI