[ Abstract ]

Kefir is a fermented milk product by adding kefir grain. One aspect that need to be considered in making kefir products is the addition of sucrose. This study aims to analyse qntibqcterial activity to wards pathogenic bacteria ((Escherichia coli), pH level, lactid acid level of kafir with the addition of sucrose concentration. The research was conducted  using  the Completely  Randomized  Desaign  (CRD)  (4x3)  with  several  treatments  including:(1)  ) 0% sucrose (PO), (2) 5% sucrose (P1), (3) 7% sucrose (P3)and , (4) 9% sucrose(P3). Each treatmen was replicated three times. The result reveal that cafir with the addition of sucrose concentration give a signinificant  effect on antibacterial activity to wards Eschericia coli.the higher the level of sucrose concentration addition, the higher the bacterial activity to wards (Escherichia  coli), However, kefir with sucrose concentration  addition does not have significant effect on pH and lactid acid levels. The higher the level of sucrose concentration addition, the lower the level of pH and lacid acid.

 

Keywords: Kefir, antibacterial activity, pH level, lactic acid and sucrose.


[ Abstrak ]

Kefir  merupakan  salah  satu  produk  susu  hasil  fermentasi  dengan  menambahkan  biji  kefir.  Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan produk kefir adalah penambahan sukrosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan aktivitas antibakteri terhadap bakteri patogen   (Eschericia   coli), nilai pH dan kadar asam laktat kefir dengan penambahan konsentrasi sukrosa. Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) (4 x 3) dengan perlakuan sebagai berikut: (1) 0 %  sukrosa (P0),  (2) 5 % sukrosa (P1), (3)  7 % sukrosa (P2), dan (4) 9 % sukrosa (P3). Perlakuan tersebut masing-masing diulang 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kefir dengan penambahan  konsentrasi  sukrosa  memberikan  pengaruh  nyata  terhadap  aktivitas  antibakteri  Eschericia     coli. Semakin tinggi penambahan konsentrasi sukrosa maka semakin besar pula antibakterinya terhadap Eschericia coli, sedangkan kefir dengan penambahan konsentrasi sukrosa tidak berpengaruh nyata terhadap nilai pH dan kadar asam laktat.  Semakin  tinggi  penambahan  konsentrasi  sukrosa  maka  nilai  pH  dan  kadar  asam  laktat  yang  dihasilkan semakin rendah.

 

Kata kunci: Kefir, aktivitas antibakteri, nilai pH, kadar asam laktat dan sukrosa.