[ Abstract ]

The position of Intellectual Property Rights in marital common property. This study aims to determine the position of intellectual property right (IPR) in marital joint properties and to know the termination and the division of intellectual property right if the holder of IPR passes away. The method used in this study was normative research. The type of research used in this study are normative. From the results of the research, the authors conclude that IPR born or produced in marriage is part of the joint property, the object into the scope of the Division of property when a marriage happens along on divorce and lawsuit shared treasures is the economic value or earnings that grew out of the IPR. In terms of the determination and the Division of the inheritance as an object of IPR, the beneficiary is entitled to the economic rights of the heir apparent, be it the exercise of economic and related economic value or income arising from the IPR, so that the problem does not occur between the heirs, then should the beneficiary to make a mutual agreement to appoint one of the heirs as party Manager implementation of economic rights.

 

Keywords: Intellectual Property Right, Common Property, Marital


[ Abstrak ]

Kedudukan Hak Kekayaan Intelektual dalam harta bersama pada perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan hak kekayaan intelektual dalam harta bersama pada perkawinan dan untuk mengetahui penentuan dan pembagian pewarisan hak kekayaan intelektual (HKI) apabila pemegang HKI tersebut meninggal dunia. Tipe peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif. Dari hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa HKI yang lahir atau dihasilkan dalam perkawinan merupakan bagian dari harta bersama, objek yang menjadi ruang lingkup pembagian harta bersama pada perkawinan ketika terjadi perceraian dan gugatan harta bersama adalah nilai ekonomi atau penghasilan yang tumbuh dari HKI tersebut. Dalam hal penentuan dan pembagian HKI sebagai objek waris, maka ahli waris berhak atas hak ekonomi dari pewaris, baik itu terkait pelaksanaan hak ekonomi maupun nilai ekonomi atau penghasilan yang timbul dari HKI, agar tidak terjadi permasalahan antar ahli waris, maka sebaiknya para ahli waris membuat kesepakatan bersama untuk menunjuk salah satu ahli waris sebagai pihak pengelola pelaksanaan hak ekonomi tersebut.

 

Kata kunci: Hak Kekayaan Intelektual, Harta Bersama, Perkawinan