[ Abstract ]

The potential owned by small and medium entrepreur groups who managed the fishery production in Makassar City has not been balanced with the competence to keep on survive in facing the competition. This research aims to investigate the effect of the orientation of the entrepreneurship (innovation, pro-activeness, and risk taking) against the survival power. The macro-small and medium businesses (UMKM) of the processing groups of the fishery production in Makassar City. The method used is the descriptive analysis. The research population comprised 66 groups with the total samples of the group chairmen. The technique of the data collection uses interviews, observation, questinnaires and documentation. The data analysis uses the multiple linear regression test. The research results indicated that the dimensions of the orientation of the entrepreneurship, i. E the innovation, pro-activeness, the risk taking has a significant effect on the survival of the business, meaning the UMKM which is more innovative to look for new ideas in developing the products, more creative to produce new products will be able to make his business and performance better and stay in the business. Pro-activeness (0,016) has a positive and significant effect on the survival of the business, meaning the pro-activeness will open access the new knowledge and information about the fishery products, which is very important in maintaining its survival. Being brave to take the risks (0,042) has a significant effect on the surviving power of the business, in which the UMKM has the high survival level depending on how the willingness to invole in the risking activities. The higher the entrepreneurship, the higher the survival power of the business.  

 

Keywords: Survival power, entrepreneur’s orientation


[ Abstrak ]

Potensi yang dimiliki oleh UMKM kelompok pengolahan hasil perikanan di Kota Makassar tidak diimbangi dengan kemampuan untuk dapat bertahan hidup menghadapi persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh orientasi kewirausahaan (innovation, proactiveness and risk taking) terhadap daya tahan hidup Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kelompok pengolahan hasil perikanan di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 66 kelompok dengan jumlah sampel 56 ketua kelompok. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi orientasi kewirausahaan yaitu inovasi, proaktif dan berani mengambil resiko memiliki pengaruh yang signifikan terhadap daya tahan hidup usaha. Inovasi (0,000) menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap daya tahan hidup usaha artinya UMKM yang lebih inovatif mencari ide – ide baru dalam pengembangan produk, kreatif menghasilkan produk cenderung akan memajukan usaha dan kinerja yang lebih baik akan lebih bertahan dalam usaha. Proaktif (0,016) berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tahan hidup usaha artinya usaha yang proaktif dapat memberi akses ke pengetahuan dan informasi baru tentang produk perikanan yang sangat penting dalam mempertahankan daya tahan hidup. Berani mengambil resiko (0,042) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap daya tahan hidup usaha dimana UMKM yang memiliki daya tahan hidup tinggi tergantung bagaimana kesediaan untuk terlibat dalam kegiatan yang beresiko. Semakin tinggi orientasi kewirausahaan maka daya tahan hidup usaha akan semakin tinggi.

 

Kata kunci: Daya Tahan Hidup, Orientasi Kewirausahaan